7 Game Paling Buruk yang Rilis di Tahun 2019 No. 3 Padahal Banyak yang Main?

7 game burik yang dirilis pada tahun 2019. Beberapa game ini bahkan sempat jadi sensasi sebelum dirilis dan berhasil menarik minat para gamers.
Tahun 2019 sebagai tahun yang menyenangkan buat para pecinta game karena poly game berkualitas tinggi yg rilis tahun ini.

Beberapa game misalnya Sekiro, Resident Evil 2 Remastered, & Apex Legends sanggup menjadi teman penghilang penat buat para gamers pada tahun ini.

Sayangnya, nggak seluruh game yg dirilis tahun ini berkualitas tinggi. Banyak juga game mengecewakan yg rilis tahun ini.

7 Game Terburuk yang Dirilis Tahun 2019

Banyak game yang rilis pada tahun 2019 kualitasnya sangat mengecewakan, padahal beberapa game ini kehadirannya sudah dinanti sejak usang.

Gameplay monoton, grafis buruk, dan konsep yg kurang menarik sebagai alasan utama kenapa game di list ini gagal di pasaran.

Berikut Jaka bikin spesifik buat kalian list vidio game terburuk yang rilis di tahun 2019 versi Jaka.

1. Wolfenstein: Cyberpilot

Roadtovr Com B9e13

Sumber foto: roadtovr.com

Game yg mengadaptasi teknologi VR ini sebenarnya memiliki konsep & ide yang relatif baik.

Di game FPS ini kalian akan menjadi seseorang pilot yang wajib mengalahkan tentara Nazi menggunakan teknologi super canggih.

Sayangnya, Wolfenstein: Cyberpilot gagal buat mengeksekusi konsep menariknya menggunakan baik.

Misi yg wajib kalian jalani pada game ini kurang bervariasi dan musuh-musuh yg harus kalian kalahkan jua nggak memberikan tantangan yg berarti.

Game ini menerima skor 4/10 menurut GameSpot, lima/10 pada Steam, dan 54% dari Metacritic.

2. Contra: Rogue Corps

Bloody Disgustin Com 745bb

Sumber foto: bloody-disgusting.com

Game ini merupakan versi terbaru menurut game legendaris Contra yang di dalamnya kalian akan melawan berbagai macam alien yg berusaha menyerang bumi.

Menjadi game penerus menurut galat franchise legendaris Konami, game ini gagal pada memuaskan ekspektasi para penggemar setia Contra.

Contra: Rogue Corps dirancang dengan sangat monoton dan kurang menantang.

Visual yg buruk dan pula desain level yang kurang variatif memperparah kualitas game ini.

Berbeda dengan game pendahulunya yang membutuhkan perhitungan dan skill yang baik, di game ini kalian seperti menembaki AI yg nggak mampu apa-apa.

Game ini menerima skor 4/10 menurut IGN, 52% di Metacritic, dan dua/5 berdasarkan PCMAg.com.

3. WWE 2K20

Godisageek Com E3475

Sumber foto: godisageek.com

Siapa sih yg nggak familiar dengan game menurut franchise WWE? Game gul
at ini sempat menjadi favorit pada era game PS1 dan PS2.

WWE 2K20 sebagai game teranyar berdasarkan franchise WWE yg mencoba mengembalikan game ini ke era kejayaannya.

Sayangnya, game ini justru menjadi game yang mencoreng gambaran game gulat WWE saat dirilis di tahun ini.

Mode single player dengan cerita & karakter yg terus-menerus, match yang memakan waktu terlalu usang, ditambah banyaknya bug membuat game ini menjadi keliru satu game WWE terburuk.

Game ini menerima nilai 4,3/10 berdasarkan IGN, dua,5/5 berdasarkan GamesRadar, dan dua/10 berdasarkan GameSpot.

4. Generation Zero

Generation Zero Com 58786

Sumber foto: generationzero.com

Menjadi seseorang yg harus menyelamatkan banyak orang & mengalahkan robot jahat menggunakan senjata yg apa adanya adalah premis menarik yang ditawarkan di game ini.

Di game FPS ini kalian wajib menjalani aneka macam macam misi dan mengungkap kebenaran dibalik pencaplokan para robot jahat.

Meskipun merogoh konsep cerita yang menarik, game ini gagal pada menambahkan variasi-variasi ke dalamnya baik dari segi misi maupun objek pada pada game.

Tempat satu terlihat sama dengan loka yang lain dan misi yang satu menggunakan yg lainnya pun nggak jauh berbeda.

Karena variasi yang super minim ini Generation Zero mendapatkan skor 67% menurut PC Gamer, 6/10 pada Steam, dan 4/10 dari IGN.

lima. Eternity: The Last Unicorn

Wccftech Com 97679

Sumber foto: wccftech.com

Game action RPG ini sebagai keliru satu game yang terinspirasi berdasarkan franchise Dark Souls berdasarkan From Software.

Gameplay dan sistem bertarung yang diadaptasi game ini seperti dengan Dark Souls begitu jua dengan tingkat kesulitannya.

Sayangnya, game ini menjadi sulit bukan lantaran desain musuh dan gameplay yang demanding misalnya Dark Souls melainkan karena kamera & kontrol yg buruk.

Game ini menggunakan fixed camera system yg sering kali berubah angle pada pertarungan & konsep kontrol pada dalam game ini jua bermasalah.

Eternity: The Last Unicorn mendapatkan skor tiga,lima/10 dari Wccftech, 36% pada Metacritic, dan 6/10 pada Steam.

6. Left Alive

Gamekult Com C738d

Sumber foto: gamekult.com

Mengadaptasi terlalu banyak variasi terkadang sebagai hal yg tidak baik buat suatu game, dan hal ini yang terjadi dalam Left Alive.

Game ini mencoba untuk menggabungkan unsur stealth, fighting game, mech, shooting, dan lain-lain, namun nggak berhasil dalam menjadikan unsur-unsur tersebut menarik.

Left Alive pula sering mengalami frame rate drop dalam waktu terlalu banyak objek di pada game yg bisa bikin kalian pribadi meninggal.

Kesulitan di game ini jua acapkali terasa kurang adil karena minimnya senjata yang kalian punya & musuh yg terlalu durable.

Game ini mendapatkan skor 3,8/10 dari IGN, 37% pada Metacritic, & lima/10 pada Steam.

7. Anthem

Engadget Com 40d88

Sumber foto: engadget.com

Anthem sebenarnya sebagai keliru satu game yg paling dinanti sang poly gamer pada tahun 2019.

Game ini mengusung tema & gameplay yang menarik waktu diperlihatkan di berbagai kesempatan sang publihsernya.

Sayangnya, ketika dirilis game ini jauh berdasarkan apa yg dijanjikan sebelumnya.

Gameplay yg terus-menerus dan cerita pula karakter yang nggak kentara di game ini membuatnya nggak layak untuk dimainin.

Meskipun menerima dukungan berdasarkan publisher game menggunakan budget tinggi, Anthem menjadi salah satu game EA yang gagal pada pasaran.

Game ini menerima skor 55% menurut PC Gamer, 3/5 berdasarkan Tech Radar, & 6,lima/10 dari IGN.

Akhir Kata

Nah itu beliau, geng 7 game terburuk yang dirilis di tahun 2019 versi Jaka. Jaka juga mencantumkan skor menurut beberapa website menjadi pembanding.

Game-game pada list ini sebetulnya memiliki potensi yg cukup baik menurut segi konsep juga cerita, namun sayangnya seluruh itu gagal dieksekusi dengan baik.

Menurut kalian giman nih, geng? Setuju nggak sama list Jaka yang satu ini?