7 Kontroversi Video Game Terbesar di Sepanjang Tahun 2019

Nggak cuma Pemilu yang menimbulkan kontroversi karena video game pula penuh drama! Di sini Jaka mau share 7 kontroversi video game terbesar di tahun 2019.

Nggak peduli pandangan politik kalian, tahun 2019 bagi Indonesia itu benar-benar telah kelewat rusuh, geng!

Read More :

>Dari kerusuhan ketika Pemilu, kerusuhan di Papua, dan kerusuhan RUU KPK, benar-benar tahun ini sanggup dibilang penuh menggunakan kekacauan.

Dan ternyata, kekacauan ini nggak terbatas di negara tercinta kita saja karena gak sedikit juga kontroversi yang melanda global video game di tahun 2019.

DAFTAR ISI

  • Kontroversi Video Game Terbesar di Tahun 2019
    • Hilangnya National Pokedex di Pokemon Sword & Shield
    • Peluncuran WWE 2K20
    • Masalah Fallout 76 yang Tak Kunjung Selesai
    • Call of Duty Dijadikan Kambing Hitam
    • Peluncuran Stadia
    • Blizzard yang Tunduk Kepada China
    • Semua Hal yg Terkait dengan Epic Games Store

7 Kontroversi Video Game Terbesar di Tahun 2019

Seperti siang & malam, buat tiap peristiwa baik di dunia video game di tahun 2019, niscaya terdapat kontroversi & drama yang menjadi pendamping.

Bahkan adakalanya kontroversi dan drama ini sebagai lebih keras dibandingkan pujian yang dilontarkan buat beberapa game maksimal di tahun 2019, geng.

Nah, di kesempatan ini Jaka akan membahas kontroversi tadi di daftar 7 kontroversi video game terbesar di tahun 2019!

1. Hilangnya National Pokedex di Pokemon Sword & Shield

Pokemon Sword And Shield Bf513

Dari sejak pertama kali franchise game Pokemon ada di tahun 1996, Pokemon selalu memakai motto Gotta Catch ‘Em All.

Sayangnya, Game Freak dan Nintendo selaku developer di belakang franchise ini harus menelan ludah mereka sendiri di game terkini Pokemon Sword & Shield.

Berbeda menggunakan 7 generasi Pokemon sebelumnya, Pokemon Sword & Shield tidak memiliki National Pokedex yang bermakna nir seluruh Pokemon muncul di game ini, geng!

Dari 890 seluruh Pokemon yg terdapat kini, hanya terdapat 400 Pokemon yang bisa ditangkap di game ini dan sudah banyaksekali fans Pokemon yang mengecam Game Freak dan Nintendo atas ketetapan mereka.

dua. Peluncuran WWE 2K20

WWE 2k20 1e3de

Meskipun World Wrestling Entertaiment (WWE) asal asal Amerika Serikat, game berasal franchise gulat tadi ditangani sang developer berasal Jepang, Yuke’s, geng!

Akhirnya, selesainya 18 tahun menangani game WWE, Yuke’s akhirnya memutuskan hubungan menggunakan penerbit 2K Sports & untuk game WWE 2K20 ditangani sepenuhnya oleh Visual Concepts.

Sayangnya, developer dari Amerika tadi terbukti kelabakan & game WWE 2K20 mendapat kecaman pedas lantaran memiliki gameplay yang jelek & jumlah bug & glitch yang gak nahan.

Pantas saja jika game WWE 2K20 ini menerima review buruk, misalnya IGN yg menaruh skor 4.3/10, geng.

Sebagai game olahraga yang dirilis tiap tahun, sepertinya benar-benar Visual Concepts nir diberikan waktu yg cukup untuk pembaharuan game ini.

tiga. Masalah Fallout 76 yg Tak Kunjung Selesai

Fallout 76 F5fd4

Setelah Jaka nobatkan Fallout 76 menjadi galat satu game menggunakan peluncuran paling bermasalah, tampaknya Bethesda terlalu udik buat belajar dari kesalahan mereka.

Alih-alih membarui game mereka, Bethesda malah mengumumkan peluncuran Fallout 1st, sebuah layanan berbayar buat Fallout 76 yang menjanjikan fitur tambahan bagi pelanggan.

Dapat ditebak, Bethesda pribadi mendapat hujatan berasal seluruh segi karena bukannya mengubah produk mereka malah minta duit tambahan, geng.

Gilanya, private server yg mereka janjikan di Fallout 1st ini pula nggak bebas asal kasus yang menciptakan Bethesda balik sebagai bulan-bulanan netizen.

4. Call of Duty Dijadikan Kambing Hitam

Call Of Duty 5551d

Di bulan Agustus tahun 2019, bencana menyerang Amerika Serikat saat seorang pemuda bernama Patrick Crusius membunuh 22 orang di pasarswalayan Walmart El Paso, Texas.

Di manifesto yang dia upload ke forum 8chan, Crusius mereferensikan seri game perang Call of Duty dan banyak politisi Amerika yang akhirnya menggunakan video game sebagai kambing hitam.

Hal ini juga mengundang kecaman asal forum video game dan tempat karena sebenarnya pokok berasal perkara ini merupakan kurangnya regulasi senjata barah di Amerika Serikat, geng.

lima. Peluncuran Stadia

Stadia 5adb1

Tahun 2019 mengindikasikan titik awal masuknya Google ke industri video game melalui layanan cloud gaming baru mereka yang dinamakan Stadia.

Google menjanjikan feature setinggi langit dengan produk mereka misalnya resolusi 4K, framerate stabil 60 FPS, dan teknologi high-dynamic-range (HDR).

Sayangnya, Stadia mempunyai kebutuhan bandwidth yg benar-benar besar dan kualitasnya terus terlalu mencolok di bawah konsol & PC tradisional, geng!

Selain tersebut, tidaksinkron dengan layanan streaming video seperti Netflix, pengguna Stadia masih wajib membeli game individual di luar biaya berlangganan Stadia yg menciptakan layanan ini dikritik.

6. Blizzard yg Tunduk Kepada China

Blitzchung A4027

Di tengah gerakan demokrasi Hong Kong, salah satu pemain profesional game kartu Hearthstone, Ng Wan ‘Blitzchung’ Chung, diban sang developer Blizzard.

Alasannya? Karena Blitzchung mengungapkan dukungannya pada gerakan Hong Kong di event resmi game Hearthstone di Taiwan.

Blizzard yang takut mendapat sanksi dari pemerintah China langsung mem-ban Blitzchung berasal turnamen Hearthstone & harus menyerahkan uang kemenangannya.

Langkah Blizzard pribadi dikecam lewatcara universal lantaran dipercaya tunduk terhadap pemerintah China dan karena perusahaan konglomerat China, Tencent, yang memiliki saham di Blizzard.

7. Semua Hal yang Terkait dengan Epic Games Store

Epic Games Store 3200b

Sudah nggak terhitung lagi jumlah game yg akhirnya menjadi produk tertentu Epic Games Store & hal ini sepertinya menjadi kasus besar bagi mayoritas netizen.

Jaka sendiri sudah mengungkapkan bila Steam itu nggak sebagus asumsi orang tapi emang kiat yg dijalankan Epic tidak sepenuhnya kondusif, geng.

Bukannya penekanan menambahkan feature yg hingga waktu ini konsisten hancur asal layanan mereka, Epic malah buang-buang duit membayar developer lain agar produk mereka hanya dijual di Epic Games Store.

Steam memang mempunyai begitubanyak kekurangan dan monopoli pasar itu tidak sehat tapi sayangnya Epic menggunakan taktik berkompetisi yg keliru, geng.

Akhir Kata

Itulah daftar 7 kontroversi video game terbesar di tahun 2019 dari pengamatan Jaka, geng!

Dengan kian meningkatnya popularitas video game di khalayak luas, Jaka berani menjamin kontroversi seperti di atas bakal bertambah banyak ditemukan di tahun 2020.

Bagaimana arahan kalian mengenai kontroversi di atas? Apakah kalian memiliki contoh kontroversi akbar lainnya? Langsung berbagi di kolom komentar ya!

6 Tim EPL Dengan Koleksi Unbeaten Terbanyak Di Kandang